Ad Section

Image and video hosting by TinyPic

Breaking

Poker Nusa

Image and video hosting by TinyPic

Translate

Saturday, December 9, 2017

Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem Masih Tanda Tanya

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel belum akan dipindahkan ke Yerusalem pada tahun ini atau tahun yang akan datang. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Negara AS Rex Tillerson.


Berbicara di Paris dengan mitranya dari Prancis, Tillerson mengatakan bahwa Presiden Donald Trump telah memerintahkan Departemen Luar Negeri untuk memulai proses membuat langkah pemindahan tapi itu akan memakan waktu.

"Mereka masih perlu untuk mendapatkan sebuah situs, membuat rencana konstruksi dan bangunan, memastikan otorisasi yang diperlukan dan kemudian membangun kedutaan itu sendiri," terang Tillerson seperti disitat dari CNN, Sabtu (9/12/2017).

Ia juga mengatakan bahwa keputusan Trump tidak menunjukkan status final untuk Yerusalem dan menambahkan bahwa status terakhir akan diserahkan kepada para pihak untuk bernegosiasi dan memutuskannya.

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Seiring dengan pengakuan itu, Kedutaan Besar AS yang saat ini berada di Tel Aviv akan dipindahkan ke Yerusalem.

Keputusan Trump ini menuai kecaman dari dunia internasional. Keputusan sepihak Trump dinilai telah melanggar resolusi PBB dan dianggap telah menggagalkan proses perdamaian Timur Tengah.

Israel merebut Yerusalem Timur dari Arab dalam perang Timur Tengah 1967. Negara Zionis ini kemudian mencaploknya, dan menyatakan seluruh kota sebagai Ibukotanya - sebuah langkah yang tidak diakui secara internasional.

Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka yang ingin mereka bangun di Tepi Barat yang diduduki Israel dan Jalur Gaza.

Jangan Lupa Untuk mengunjungi website kami : www.indototo.com

No comments:

Image and video hosting by TinyPic